June 12, 2026
Kisah RD Kongo menuju Piala Dunia

Kisah RD Kongo menuju Piala Dunia

PELANGI4D – Timnas Republik Demokratik Kongo akhirnya tiba di Amerika Serikat pada Kamis waktu setempat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Sebastien Desabre mendarat dari Paris setelah menyelesaikan masa karantina selama 21 hari di Eropa akibat wabah Ebola yang melanda negara mereka.

Kedatangan tersebut mengakhiri periode persiapan yang tidak ideal menjelang turnamen. Otoritas Amerika Serikat sebelumnya mewajibkan tim menjalani karantina di Belgia sebelum diizinkan memasuki negara tersebut untuk mengikuti kompetisi.

Meski menghadapi berbagai hambatan, RD Kongo tetap berhasil mengamankan tempat di putaran final. Ini menjadi penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak tampil pada edisi 1974 saat masih menggunakan nama Zaire. Kini fokus tim beralih ke persiapan pertandingan Grup K. DR Kongo akan memulai perjalanan mereka di turnamen dengan menghadapi Portugal pada 17 Juni di Houston.

Wabah Ebola

Wabah Ebola yang muncul bulan lalu di Republik Demokratik Kongo memaksa tim mengubah seluruh rencana persiapan. Pemusatan latihan yang semula dijadwalkan berlangsung di dalam negeri akhirnya dibatalkan.

Sebagai gantinya, skuad menjalani persiapan di Belgia sambil menunggu izin perjalanan ke Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat tim harus beradaptasi dengan kondisi yang jauh dari ideal menjelang turnamen terbesar dunia.

“Kami sudah lama tidak melihat masyarakat menyaksikan tim ini di Piala Dunia. Kami sudah mendapat kehormatan lolos ke putaran final, sekarang tugas kami adalah tampil sebaik mungkin di turnamen ini,” ujar Desabre.

Pelatih asal Prancis itu berharap kehadiran tim di Piala Dunia dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat negaranya yang tengah menghadapi wabah penyakit tersebut.

Dipaksa Adaptasi

Masalah tidak berhenti pada karantina. Agenda uji coba melawan Chile di Spanyol juga dibatalkan karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus Ebola.

Akibatnya, persiapan RD Kongo kembali mengalami perubahan mendadak. Namun tim tetap melanjutkan program latihan dengan menyesuaikan kondisi yang ada.

“Kami beradaptasi dengan situasi ini. Kami harus tetap fokus karena kami memang sering harus beradaptasi,” kata Desabre.

“Itulah yang kami lakukan. Kami bekerja dengan baik, memainkan dua laga uji coba yang berat, dan sekarang kami berada di sini. Ini adalah langkah berikutnya bagi kami,” pungkasnya.

Masuk Grup Neraka

Setelah tiba di Amerika Serikat, RD Kongo akan menjadikan Houston sebagai markas selama turnamen berlangsung. Di kota tersebut mereka dijadwalkan menjalani laga pembuka melawan Portugal pada 17 Juni.

Setelah pertandingan pertama, perjalanan berlanjut ke Guadalajara, Meksiko. Mereka akan menghadapi Kolombia pada 23 Juni dalam pertandingan kedua fase grup.

Selanjutnya, RD Kongo akan menutup fase grup dengan menghadapi Uzbekistan di Atlanta pada 28 Juni. Ketiga pertandingan itu akan menentukan langkah mereka pada penampilan pertama di Piala Dunia setelah penantian lebih dari lima dekade.

Dengan seluruh kendala yang telah dilewati sejak sebelum keberangkatan, skuad RD Kongo kini sepenuhnya mengalihkan perhatian pada persaingan di Grup K Piala Dunia 2026.

Baca juga berita berita menarik lainnya seputaran pelangi4d disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *